Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi

Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi merupakan wadah ilmiah yang menyajikan hasil-hasil penelitian dibidang pendidikan, ilmu bahasa, dan komunikasi. Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi terbit empat kali dalam satu tahun, pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober. Jurnal Buana Kata diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung, melalui Laborator... Readmore

Current Issue

Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi merupakan wadah ilmiah yang menyajikan hasil-hasil penelitian dibidang pendidikan, ilmu bahasa, dan komunikasi. Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi terbit empat kali dalam satu tahun, pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober. Jurnal Buana Kata diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung, melalui Laboratorium Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia.

E-ISSN: 3109-1229

Published
2026-05-01

Articles

PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL FACEBOOK DALAM KOMUNIKASI PEMASARAN DIGITAL RUMAH SUBSIDI PADA CLUSTER CENDANA BY GRAND CITRA MANDIRI

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam strategi pemasaran rumah subsidi dengan pendekatan deskriptif kualitatif pada Cluster Cendana By Grand Citra Mandiri. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini mendeskripsikan bagaimana media sosial seperti Facebook yang digunakan untuk mengoptimalkan pemasaran rumah subsidi yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan UMR. Media sosial dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi, meningkatkan interaksi dengan calon pembeli, dan memperluas jangkauan pasar secara efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran melalui media sosial mampu meningkatkan kepercayaan konsumen, mempercepat proses penjualan, dan menekan biaya promosi. Penggunaan konten visual, iklan tersegmentasi, serta interaksi langsung memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan minat beli rumah subsidi di Cluster Cendana. Kesimpulannya, media sosial berperan strategis dalam mendukung pemasaran rumah subsidi secara efisien dan efektif.   This study aims to analyze the role of social media in the marketing strategy of subsidized housing using a qualitative descriptive approach in the Cendana Cluster by Grand Citra Mandiri. Using qualitative methods, this study describes how social media platforms, such as Facebook, are used to optimize the marketing of subsidized housing targeted at low-income households. Social media is utilized to disseminate information, increase interaction with potential buyers, and effectively expand market reach. The results show that marketing communication strategies through social media can increase consumer trust, accelerate the sales process, and reduce promotional costs. The use of visual content, segmented advertising, and direct interaction significantly contributed to increasing interest in purchasing subsidized housing in the Cendana Cluster. In conclusion, social media plays a strategic role in supporting the efficient and effective marketing of subsidized housing.

STRATEGI KOMUNIKASI MAHASISWA KKN DALAM MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL MASYARAKAT DI KELURAHAN SEBELAS ILIR KOTA PALEMBANG

The Community Service Program (KKN) represents the implementation of students academic knowledge through direct engagement with society. In the context of rapid digital development, communities are required to possess adequate digital literacy skills to filter information and use technology wisely. However, in reality, many people still lack sufficient understanding of digital media, particularly in dealing with hoaxes and online fraud. This study aims to analyze the communication strategies employed by KKN students in improving digital literacy among the community in 11 Ilir Subdistrict, Palembang City. This research uses a qualitative approach with observation, interviews, and documentation techniques based on KKN activity logbooks. The results show that the communication strategies applied by students were carried out through interpersonal and participatory approaches, such as door-to-door socialization, assistance for MSMEs in using QRIS, and the use of social media as a public communication tool. The implemented programs were able to improve community understanding in filtering information and encourage the use of digital technology in daily life. Although there were several technical challenges in the field, the communication strategies were considered effective in gradually enhancing the community’s digital literacy.   Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui penerapan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. Dalam konteks perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, masyarakat dituntut memiliki kemampuan literasi digital yang memadai agar dapat menyaring informasi serta memanfaatkan teknologi secara bijak. Namun, pada kenyataannya masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya memahami penggunaan media digital, khususnya dalam menghadapi hoaks dan penipuan online. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi mahasiswa KKN dalam meningkatkan literasi digital masyarakat di Kelurahan 11 Ilir Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang bersumber dari logbook kegiatan KKN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan mahasiswa dilakukan melalui pendekatan interpersonal dan partisipatif, seperti sosialisasi door to door, pendampingan UMKM dalam penggunaan QRIS, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi publik. Program yang dilaksanakan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat dalam memilah informasi serta mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun terdapat kendala teknis di lapangan, strategi komunikasi yang digunakan dinilai cukup efektif dalam meningkatkan literasi digital masyarakat secara bertahap.

PENGARUH COVID-19 TERHADAP KOMUNIKASI VERBAL DI KALANGAN MASYARAKAT

The COVID-19 pandemic has brought significant changes to patterns of verbal communication in society, particularly due to restrictions on face-to-face interactions and the shift toward digital media. This study aims to analyze the impact of the pandemic on the frequency, quality, and pragmatic strategies of verbal communication, as well as to identify post-pandemic communication trends, using a systematic literature review (SLR) method following the PRISMA protocol on scientific publications from 2020 to 2025. The data were analyzed through a thematic synthesis approach involving coding, theme categorization, and cross-study interpretation. The findings reveal a dominant shift toward online communication, leading to decreased social presence, increased use of text-based interaction, and the emergence of adaptive strategies such as code-switching and language  style adjustments. In addition, the use of face masks has affected communication by reducing nonverbal cues, thereby strengthening the role of intonation and word choice. These findings suggest that the changes reflect human adaptability in crisis situations, although the effectiveness of communication is strongly influenced by social context and levels of digital literacy. Overall, the pandemic has not only changed but also accelerated the transformation of verbal communication toward more digital and adaptive patterns.   Pandemi COVID-19 telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi verbal masyarakat, terutama akibat pembatasan interaksi tatap muka dan peralihan ke media digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pandemi terhadap frekuensi, kualitas, serta strategi pragmatik komunikasi verbal, sekaligus mengidentifikasi kecenderungan perubahan pasca-pandemi. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan protokol PRISMA terhadap publikasi ilmiah periode 2020–2025, yang dianalisis menggunakan pendekatan thematic synthesis melalui proses pengodean, pengelompokan tema, dan interpretasi lintas studi. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran dominan ke komunikasi daring yang berdampak pada penurunan kehadiran sosial, peningkatan penggunaan teks, serta munculnya strategi adaptasi seperti alih kode dan penyesuaian gaya bahasa. Penggunaan masker juga memengaruhi komunikasi dengan mengurangi isyarat nonverbal, sehingga memperkuat peran intonasi dan pilihan kata. Pembahasan menegaskan bahwa perubahan ini mencerminkan kemampuan adaptasi manusia dalam situasi krisis, meskipun efektivitas komunikasi sangat dipengaruhi oleh konteks relasi sosial dan tingkat literasi digital. Dengan demikian, pandemi tidak hanya mengubah, tetapi juga mempercepat transformasi komunikasi verbal menuju pola yang lebih digital dan adaptif.

IMPLEMENTASI PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS: ANALISIS ARAH PENINGKATAN STATUS GIZI ANAK

This study aims to analyze the implementation of the Free Nutritious Meal Program (MBG) as an effort to improve children’s nutritional status in Indonesia. The study employed a qualitative approach using library research. Data were collected through a literature search on Google Scholar using the keywords “school feeding program,” “nutrition policy,” “child nutrition,” and “MBG.” Of the 23 articles identified, 9 articles were selected as the main sources based on their relevance and academic quality. Data were analyzed using content analysis through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that the Free Nutritious Meal Program contributes positively to improving children’s nutritional status, health, learning motivation, and educational quality. The program also has the potential to support regional food security through the utilization of local food resources and the involvement of local cooperatives and small enterprises in food distribution. Furthermore, the implementation of MBG is considered a long-term social investment in the development of Indonesia’s human resources. The success of the program is influenced by governance quality, food distribution systems, infrastructure readiness, and inter-institutional collaboration. Therefore, integrated and sustainable program management is necessary to ensure that the benefits of MBG can be optimally achieved by the community.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai arah peningkatan status gizi anak di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui penelusuran literatur pada Google Scholar menggunakan kata kunci “school feeding program”, “nutrition policy”, “child nutrition”, dan “MBG”. Dari 23 artikel yang ditemukan, sebanyak 9 artikel dipilih sebagai sumber utama berdasarkan relevansi dan kualitas akademik. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis memiliki kontribusi positif terhadap peningkatan status gizi anak, kesehatan, motivasi belajar, dan kualitas pendidikan. Program ini juga berpotensi mendukung ketahanan pangan daerah melalui pemanfaatan pangan lokal dan keterlibatan UMKM serta koperasi dalam distribusi pangan. Selain itu, implementasi MBG dipandang sebagai investasi sosial jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Keberhasilan program dipengaruhi oleh kualitas tata kelola, distribusi pangan, kesiapan infrastruktur, dan sinergi antar lembaga. Oleh karena itu, pengelolaan program yang terintegrasi dan berkelanjutan diperlukan agar manfaat MBG dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

ANALISIS FORMULASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM: STUDI KASUS TAHAPAN DAN MASALAH DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN

This research underscores the importance of strategic policies in formulating the direction of the Islamic education system in the modern era to address global dynamics and technological advances. This study aims to analyze the characteristics of policies in Islamic education, identify the stages and constraints in the decision-making process, and formulate the objectives of these decisions. The research method used was a qualitative approach with a case study design. Data were collected through a literature review, and data analysis techniques were carried out by compiling and structuring policy formulation concepts. The results indicate that the policy decision-making process moves from information gathering to negotiating alternative courses of action, where differences of opinion are then narrowed down to formal decisions. The main challenges identified include the complexity of mapping public problems due to the gap between normative ideals and empirical actual conditions, as well as the risk of dysfunctional conflicts in the involvement of educational elements. Furthermore, the objectives of decision-making in Islamic educational institutions are divided into single objectives (resolving one isolated aspect) and multiple objectives (solving several contradictory problems simultaneously). This study concludes that the formulation of Islamic education policies requires a holistic-systematic framework to produce decisions that are responsive and adaptive to the challenges of the times.   Penelitian ini melatarbelakangi pentingnya kebijakan strategis dalam perumusan arah sistem pendidikan Islam di era modern guna menghadapi dinamika global dan kemajuan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kebijakan dalam pendidikan Islam, mengidentifikasi tahapan serta kendala dalam proses pengambilan keputusan, serta merumuskan tujuan dari pengambilan keputusan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui kajian pustaka (literatur) dan teknik analisis data dilakukan dengan mengompilasi serta menstrukturkan konsep-konsep formulasi kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengambilan keputusan kebijakan bergerak dari pengumpulan informasi hingga negosiasi alternatif tindakan, di mana diferensiasi pendapat kemudian dipersempit menjadi keputusan formal. Tantangan utama yang diidentifikasi meliputi rumitnya memetakan masalah publik karena adanya kesenjangan antara kondisi ideal normatif dan aktual empirik, serta adanya risiko konflik disfungsional dalam pelibatan unsur pendidikan. Lebih lanjut, tujuan pengambilan keputusan dalam institusi pendidikan Islam terbagi menjadi tujuan tunggal (menyelesaikan satu aspek terisolasi) dan tujuan ganda (memecahkan beberapa masalah yang kontradiktif sekaligus). Penelitian ini menyimpulkan bahwa perumusan kebijakan pendidikan Islam memerlukan kerangka berpikir holistik-sistematis agar mampu menghasilkan keputusan yang responsif dan adaptif terhadap tantangan zaman.

KEBIJAKAN PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN PASCA PENGESAHAN UU NO.18 TAHUN 2019 TENTANG PESANTREN

This study analyzes Islamic boarding school education policies after the enactment of Law Number 18 of 2019 concerning Islamic Boarding Schools. The main issue raised is the transformation of pesantren education policies in strengthening institutional recognition, educational quality, and the role of pesantren in the national education system. The significance of this study lies in the strategic position of pesantren as indigenous Islamic educational institutions that have historically contributed to religious, social, and national development in Indonesia. This study employs a qualitative approach using a systematic literature review method on various policy documents, scientific journals, and government regulations related to pesantren education from 2019 to 2026. The findings indicate that the enactment of the Pesantren Law has strengthened the legal standing of pesantren, increased state support through funding and educational facilitation, and encouraged curriculum modernization while maintaining pesantren traditions and values. However, several challenges remain, including disparities in infrastructure, human resource quality, and administrative readiness among pesantren. The study concludes that the Pesantren Law has become a strategic foundation for strengthening Islamic boarding school education in Indonesia and supporting the development of moderate, independent, and competitive Islamic education in the era of globalization.Keywords: Religious Moderation, Radicalism, Islamic Universities, Public Policy, Wasathiyah.   Penelitian ini menganalisis kebijakan pendidikan pondok pesantren pasca pengesahan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Permasalahan utama yang diangkat adalah transformasi kebijakan pendidikan pesantren dalam memperkuat pengakuan kelembagaan, kualitas pendidikan, serta peran pesantren dalam sistem pendidikan nasional. Signifikansi penelitian ini terletak pada posisi strategis pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam asli Indonesia yang secara historis berkontribusi terhadap pembangunan keagamaan, sosial, dan kebangsaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode systematic literature review terhadap berbagai dokumen kebijakan, jurnal ilmiah, dan regulasi pemerintah terkait pendidikan pesantren pada rentang tahun 2019 hingga 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengesahan UU Pesantren telah memperkuat legitimasi hukum pesantren, meningkatkan dukungan negara melalui pendanaan dan fasilitasi pendidikan, serta mendorong modernisasi kurikulum tanpa menghilangkan tradisi dan nilai khas pesantren. Namun demikian, implementasi kebijakan masih menghadapi tantangan berupa kesenjangan sarana prasarana, kualitas sumber daya manusia, serta kesiapan administrasi antar pesantren. Kesimpulannya, UU Pesantren menjadi landasan strategis dalam penguatan pendidikan pondok pesantren di Indonesia sekaligus mendukung pengembangan pendidikan Islam yang moderat, mandiri, dan berdaya saing di era globalisasi.

Indexer Sites